Bugel - Rabu (28/02/2024) Pertemuan kader Posyandu yang bertempat di aula kalurahan Bugel, telah sukses mengumpulkan para kader dan narasumber untuk membahas berbagai topik penting.
Sebagai pembuka, Ummi Salamah, seorang ahli dalam bidang kesehatan reproduksi, memberikan penjelasan mendalam tentang pentingnya kesadaran dan pengetahuan kesehatan reproduksi. Peserta diberikan informasi terkini mengenai cara-cara menjaga kesehatan reproduksi yang baik dan benar.
Narasumber kedua, Agatha Gossi, mengumumkan jadwal Posyandu untuk bulan Maret, memastikan semua kader mendapatkan informasi yang diperlukan untuk persiapan kegiatan mendatang.
Susilo Ratnawati, narasumber ketiga, membahas tentang pendataan usaha pengolahan pangan. Beliau menekankan pentingnya pendataan yang akurat untuk memastikan efektivitas keamanan pengolahan pangan di masyarakat.
Terakhir, Diah Noer Kholis dari Puskesmas Panjatan 2 memberikan pengarahan yang berharga. Beliau membagikan strategi dan arahan untuk meningkatkan layanan Posyandu, serta cara-cara untuk mengintegrasikan program kesehatan dengan kegiatan Posyandu.
Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan Posyandu dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat.(adm)
Visitasi KIM Award di KIM Lentera Kalurahan Bugel
Gotong Royong untuk Lingkungan: Kalurahan Bugel Ramaikan World Cleanup Day 2025
Menggali Hikayat Patilasan Ki Daruna Ni Daruni di Gumuk Waru
Budaya Gotong Royong Masyarakat Bugel: Kekuatan Sosial dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan
Di Balik Kisah Kyai Sabuk Janur dan Asal Muasal Padukuhan Gelaran
Sambang Padukuhan di Padukuhan Beran Ngebung
Rapat Pembentukan Tim Pengisian Pamong Kalurahan Bugel Berlangsung Lancar
Sejarah Kalurahan
Beserta Bodronoyo, 6 Paguyuban Pamong Kalurahan Dikukuhkan
Ronda Pedukuhan VI Terima Tim Patroli Terpadu Kapanewon Panjatan
Bulan Vitamin A Posyandu Mawar IV
BKKBN bersama Delegasi Filipina Kunjungi Bugel untuk Berbagi Praktik Baik Penanganan Stunting
Sampah Asing Menumpuk di Jalan Daendels Bugel, Warga Resah.
Sambut Ramadhan: Warga Padukuhan Beran Ngebung Gelar Tradisi Nyadran

