Wisata dan Budaya
-
Di sebuah lekuk sejarah yang tak selalu tercatat tinta, tersembunyi sebuah kisah kepahlawanan yang tak kalah heroik dari kisah-kisah besar negeri ini. Di tengah rimbunnya waktu dan senyapnya alam, Padukuhan Gumuk Waru menyimpan pusaka tak kasatmata: sebuah patilasan — tempat berdiamnya kenangan dan pengorbanan, tempat Ki Daruna dan Ni Daruni menorehkan bakti dalam bayang-bayang Perang Jawa.
Kala bumi Jawa berguncang oleh gelegar Perang Diponegoro (1825–1830), saat benturan antara harga diri bangsawan dan kerakusan kolonial mencapai ...
-
Diceritakan senukil kisah kepahlawanan dari wilayah kalurahan Bugel Kapanewon Panjatan, yakni di Padukuhan Gelaran. Kisah ini dapat menjadi bingkai prasasti abadi untuk generasi mendatang, kisah ini bermula dari secuil kisah sebagai berikut.
Derap langkah kaki dimalam yang gelap di sepanjang lurung-lurung sebuah pedesaan, terlihat pasukan Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap kolonial Belanda. Di yogyakarta, tiba-tiba timbul perlawanan dan banyak yang membakar rumahnya sendiri supaya tidak jatuh ke tangan ...
-
Bugel – "Greget Hangleluri Kabudayan" menjadi tema dalam rangkaian acara Merti Kalurahan Bugel, Jumat (11/7). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Balai Kalurahan Bugel ini dihadiri oleh sejumlah tamu penting, termasuk Tim Monitoring Desa Budaya, kepala Dinas Kebudayaan Kulon Progo, pemerintah setempat, serta tokoh masyarakat.
Acara dibuka dengan sambutan dari Lurah Bugel, yang menyampaikan pentingnya melestarikan tradisi dan budaya sebagai identitas masyarakat. Selanjutnya, Drs. R. Yudhono Hendriatmoko selaku Tim Monitoring Desa ...
-
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY secara rutin menggelar acara Gelar Potensi (GP) Fest Kalurahan Budaya setiap tahunnya. Senin (26/08) Kalurahan Budaya Bugel berpartisipasi dalam Gelar Potensi Kalurahan Budaya Kabupaten Kulon Progo tahun 2024. Acara digelar selama 2 hari pada tanggal 26 hingga 27 Agustus 2024 di Lapangan Balai Kalurahan Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo. GP Fest Tahun 2024 mengusung tema “Guna Rineksa Mrih Raharjaning Budaya” yang berarti membentuk harmoni antara keselamatan dan kehidupan untuk mendukung ...
-
Sabtu (18/11/2023), mulai pukul 12.30, merupakan rangkaian acara puncak dari program pengabdian Tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (PPKO BEM KM UNY) dilaksanakan pentas persembahan seni jathilan/jaranan dari Pudhak Turonggo Mudho, menandai selesainya pengabdian PPKO BEM KM UNY di Bugel. Mahasiswa UNY dalam memberikan persembahan hiburan ini bekerjasama dengan Kundha Kabudayan DIY.
Sebelum penampilan seni jathilan, mahasiswa UNY menyampaikan kesan-pesan ...
-
Merti padukuhan merupakan salah satu rangkaian upacara adat untuk melestarikan tradisi leluhur yang bertujuan sebagai ucapan syukur dan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Seperti halnya upacara merti desa, merti padukuhan dapat dimaknai sebagai upacara pembersihan segala bentuk hal-hal negatif yang mengganggu ketentraman masyarakat. Manfaat yang dapat dirasakan dalam melaksanakan merti desa diantaranya adalah mempererat sosialisasi antara-warga masyarakat, dan melestarikan gotong-royong.
Merti padukuhan Beran Ngori mengusung tema "Sengkut ...
-
Gelar Potensi Kalurahan Budaya tahun 2023 ini, mengusung Tema "Gumregah Tumandang Gawe", yang diikuti 16 Kalurahan Budaya se-Kabupaten Kulon Progo, yaitu Pagerharjo, Kaliagung, Tanjungharjo, Kalirejo, Sukoreno, Sogan, Bugel, Tuksono, Jatimulyo, Banjarharjo, Hargomulyo, Sidorejo, Sendangsari, Glagah, Brosot, dan Tayuban. Acara tersebut berlangsung selama 2 hari, Selasa-Rabu, 12-13 September 2023, yang dimeriahkan dengan adanya gelar pertunjukan dan pameran dari 16 Kalurahan Budaya.
Selasa malam, (12/09/2023) di Lapangan Tayuban, Kalurahan ...
-
Setiap bulan Suro Kalurahan Bugel secara rutin melaksanakan Merti Desa dengan menampilkan unsur seni dan adat yang ada di wilayah Bugel seperti kirab gunungan, pentas karawitan, jathilan, sendra tari, kethoprak, do’a bersama (mujahadah), dll. Acara ini merupakan acara tradisi leluhur yang secara turun temurun diwariskan kepada generasi berikutnya dengan maksud sebagai simbul rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa . Upacara adat Merti Desa (Suran) oleh nenek moyang dahulu juga dimaksud sebagai sarana pensucian/pembersihan ...
-
Pelestarian adat dan tradisi merupakan salah satu bentuk pembangunan kebudayaan, agar generasi muda tidak asing dengan adat dan tradisi serta dapat memupuk semangat berkarya. Selain merti desa/kalurahan, ada satu adat /tradisi yang juga dilestarikan yaitu merti padukuhan. Seperti merti desa/kalurahan, merti padukuhan merupakan spirit warisan nenek moyang yang memiliki makna luhur. Merti berasal dari bahasa Jawa yang berarti merawat. Merti padukuhan mengingatkan setiap warga padukuhan agar turut serta dalam proses membangun padukuhan baik dalam pembangunan ...
-
Merti Desa yang merupakan upacara adat tahunan digelar di Kalurahan Bugel, Kamis (11/8/2022), dengan tema Ngupaya Resiking Jagad, Raga lan Jiwa saka Sangkalaning Wiraga, Wirasa lan Wicara. Merti Desa diawali dengan kirab yang dipimpin oleh bregada Kalurahan Bugel dan berturut-turut di belakangnya diusung lima buah gunungan hasil bumi diikuti warga peserta kenduri yang masing-masing membawa ancak (makanan kenduri dalam keranjang anyaman daun kelapa). Rute kirab yang juga diikuti oleh anak-anak sekolah (TK dan PAUD) beserta guru dan orangtua pendamping ...