Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo

Artikel

Drama Tari "Pasir Moyo Wedi Malelo" Ikut Memeriahkan GP Fest 2024

29 Agustus 2024  Administrator  299 Kali Dibaca  Wisata dan Budaya

Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY secara rutin menggelar acara Gelar Potensi  (GP) Fest Kalurahan Budaya setiap tahunnya. Senin (26/08) Kalurahan Budaya Bugel berpartisipasi dalam Gelar Potensi Kalurahan Budaya Kabupaten Kulon Progo tahun 2024. Acara digelar selama 2 hari pada tanggal 26 hingga 27 Agustus 2024 di Lapangan Balai Kalurahan Pagerharjo, Samigaluh, Kulon Progo. GP Fest Tahun 2024 mengusung tema “Guna Rineksa Mrih Raharjaning Budaya” yang berarti membentuk harmoni antara keselamatan dan kehidupan untuk mendukung pelestarian budaya dalam komunitas masyarakat.

Kalurahan Bugel beserta 20 Kalurahan Budaya di Kabupaten Kulon Progo lainnya ikut serta dalam kegiatan ini. Bugel menampilkan drama tari yang berjudul " Pasir Moyo Wedi Malelo". Drama tari ini berawal dari cerita babad alas Ngangrangan (Sekarang wilayah Padukuhan I dan II Bugel) di Pesisir Pantai Selatan, Kadipaten Pasir Urut Sewu oleh Kyai Demang Setro Ijoyo.  Babad alas ini guna membuat barak prajurit dan lumbung pangan pada saat Perang Jawa hingga berhasil membuat sumber mata air di pesisir pantai.

Sekitar tahun 1970an, seorang petani bernama Ki Iman Rejo memprakasai pembuatan Sumur Renteng untuk irigasi pertanian di lahan pasir. Sumur renteng merupakan sumur yang dibuat menyerupai bak penampungan yang terbuat dari Beronjong (anyaman bambu) dan diberi terpal serta dibuat secara berjajar (renteng) kemudian dialirkan melalui talang bilah bambu. Pada masa itu, penduduk setempat hanya mengandalkan pertanian palawija seperti tanaman kentang kleci,  kacang tanah, maupun singkong yang tidak membutuhkan banyak air. Sumur renteng ini mengawali keberhasilan majunya sistem perairan untuk pertanian di wilayah tersebut. Lahan pasir yang dulunya “Ngoro-oro” sekarang menjadi Gemah Ripah Loh Jinawi. Saat ini, lahan pasir tersebut menjadi lahan pertanian yang maju, terutama pada pertanian hortikulturanya.  

Selain pertunjukan drama tari, Kalurahan Bugel juga mendirikan stand produk unggulan UMKM. Produk yang ditampilkan yakni kerajinan wayang kulit, kerajinan enceng gondok, produk industri rumah tangga (ceriping, peyek ser, peyek kacang, iwak peyek, kentang mustofa, dnan telur asin), serta hasil bumi dari kalurahan bugel yakni bawang merah, cabai, dan melon. (ap)

 

Video Dokumentasi Kegiatan (klik link di bawah ↓↓)

https://www.instagram.com/reel/C_Pry7NS2QA/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

05 Maret 2019 | 38.365 Kali
Sejarah Kalurahan
29 Maret 2019 | 36.906 Kali
Maklumat PPID
29 Maret 2019 | 36.276 Kali
Permohonan Informasi
15 November 2021 | 35.669 Kali
Struktur Organisasi Pemerintah Kalurahan
05 Maret 2019 | 35.290 Kali
Informasi Setiap Saat
29 Maret 2019 | 35.110 Kali
Daftar Informasi Publik
05 Maret 2019 | 35.059 Kali
Profil

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Kulon Progo
Desa : Bugel
Kecamatan : Panjatan
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos :
Telepon :
Email :

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 978
    Kemarin : 2,863
    Total Pengunjung : 11,111
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0