Selamat datang di Desa Bugel, memasuki Desa Bugel anda akan melewati gapura yang megah yang dibangun oleh para tetua dan tokoh yang penuh dengan makna dan filosofi. Gapura Desa Bugel dibangun dengan pondasi yang kokoh dengan 5 pilar tiang di sisi kanan dan 5 pilar tiang di sisi kiri, hal ini mengambarkan bahwa sebagai landasan dalam menentukan kebijakan para pemimpin desa dan juga sebagai landasan berfikir moral spiritual masyarakat adalah Pancasila dan Rukun Islam yang masing-masing jumlahnya 5. Tiang gapura dihubungkan oleh pilar lengkung bertuliskan " Selamat Datang Di Kantor Desa Bugel" di atas nya terdapat replika tokoh pewayangan yaitu Semar, mengandung arti / pesan bahwa jangan samar (jangan ragu) setelah memasuki Kantor Desa Bugel, karena yang duduk di sana pada dasarnya adalah abdi yang selalu melayani, Hamong sebagai pamomong bagi semua lapisan masyarakat Hamot sebagai wadah segala masalah bagi masyarakat, Hamemangkat juga bertindak memberikan contoh bukan hanya perintah. Diatas tiang penyangga kiri dan kanan terdapat simbul Kadipaten Puro Pakualaman, hal ini melambangkan bahwa wilayah Desa Bugel merupakan atau termasuk dalam wilayah bagian dari Kadipaten Pura Pakualaman Yogyakarta. (by.pemdes.GN)